YSEALI ACADEMIC FELLOW PROGRAM FULLY FUNDED KE AMERIKA SERIKAT 2020 DAN TIPS UNTUK MENDAPATKANNYA

YSEALI ACADEMIC FELLOW PROGRAM FULLY FUNDED KE AMERIKA SERIKAT 2020 DAN TIPS UNTUK MENDAPATKANNYA




YSEALI atau Young Southeast Asia Leaders Initiative adalah salah satu program yang diinisiatori oleh mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama yang mana tujuan dibuatnya program ini adalah untuk memperkuat tali hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara di Asia Tenggara melalui pemberdayaan pemuda di Asia Tenggara untuk mengenyam pendidikan singkat selama 5 minggu di Universitas di Amerika Serikat.

Deadline : 18 Oktober 2019

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan apply program ini, salah satunya adalah dimana program ini menyediakan 3 bidang yang harus kita pilih yaitu :
  •        Civiv Engagement
  •        Environment Issues dan Natural Resources Management
  •        Entrepreneruship dan Sustainable Economic Development

Kriteria Peserta :
  •        Pemuda berusia 18-25 tahun
  •        Berkewarganegaraan negara-negara ASEAN dan Timor Leste
  •        Tinggal di salah satu negara atau negara-negara ASEAN dan Timor Leste
  •        Memiliki kemampuan Bahasa inggris yang cukup
  •        Dapat menerima visa US jenis J-1 ( Visa untuk program pertukaran )

Peserta akan dilihat dari beberapa hal :
  •      Memiliki kemampuan kepemimpinan dan potensi yang baik, baik di universitas maupun di tempat kerja, organisasi maupun masyarakat umum
  •   Memiliki kegiatan atau projek atau ketertarikan dalam bidang Civic Engagement, Entrepreneurship, Environmental atau Economic growth)
  •     Memiliki ketertarikan dalam mempelajari hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara ASEAN
  •          Diprioritaskan bagi peserta yang belum pernah ke Amerika Serikat
Untuk website resmi dan pendaftaran : KLIK DISINI

Nah disini saya akan berbagi pengalaman sesuai yang pernah saya alami untuk mendapatkan fellowship YSEALI Academic Fellowship ini. Kebetulan saya lolos program ini di tahun 2017 dan ditempatkan di Northern Illinois University, TAPI SEBELUMNYA saya sempat dua kali gagal hehehe. Oke langsung aja, ini dia beberapa tips dari saya :

  •          PAHAMI  PROGRAM

Nah hal pertama yang harus diperhatikan adalah pemahaman kita terhadap program yang akan kita apply. Sering kali kita menyepelekan bahwa MEMBACA seluruh keterangan yang ada diwebsite program itu sangat penting loh. Kenapa sangat penting? Karena dengan membacanya secara keseluruhan serta seksama maka, kita akan tau sebenarnya target dari program ini tuh untuk siapa? Dalam hal YSEALI Acadmic Fellowship itu sendiri, saya melihat bahwa program ini targetnya adalah bagi pemuda yang aktif berkontribusi dimasyarakat, misalnya melalui komunitas atau organisasi. Pasalnya program ini tidak menyaratkan bahwa teman-teman harus memiliki IPK tinggi (karena memang tidak ada persyaratan itu dalam formulir) oleh karena itu, teman-teman yang tidak memiliki IPK yang tinggi gak perlu khawatir.

Selain itu, memahami program secara detail juga akan memberikan gambaran, sebenarnya maksud dari program ini tuh apa? Yang saya liat tujuan dari program ini adalah untuk membantu teman-teman dalam menjalankan kegiatan sosialnya dengan cara mengambil hal-hal bermanfaat selama teman-teman di Amerika. Contohnya selama di Amerika teman-teman akan belajar seperti biasanya (belajar di Kelas) dan melakukan kegiatan volunteering, nah hal-hal tersebut tentu saja akan bermanfaat bagi teman-teman untuk diaplikasikan di Indonesia.

  •         PERBANYAK PENGALAMAN YANG RELEVAN

D ulu saya 2 kali gagal, salah satu alasannya adalah karena pengalaman yang saya cantumkan tidak relevan dengan objek focus yang dipilih. Waktu itu saya pilih objek focus CIVIC ENGAGEMENT dengan esai saya tentang projek anak (issue bullying pada anak di Indonesia) tapi pada saat saya mengisi bagian tentang pengalaman organisasi, magang, kerja saya malah mencantumkan pengalaman-pengalaman yang tidak relevan. Saat itu saya malah mencantumkan pengalaman saya selama kerja di lembaga lingkungan padahal esai saya soal anak, inikan gak nyambung. Nah oleh Karen itu, jika esai teman-teman soal isu anak maka seluruh pengalaman yang dicantumkan harus ada kaitannya dengan isu anak.

  •        BUATLAH ESAI YANG RINGKAS PADAT JELAS DAN MENJUAL

Nah seinget saya waktu itu panjang esai maksimal 250 kata (bisa dicek lagi diweb resminya ya) bagi saya 250 kata untuk esai itu terlalu singkat, namun justru itu adalah tantangan. Nah yang saya maksud dengan esai yang ringkas padat jelas dan menjual adalah : Ringkas artinya buatlah esai dengan tidak bertele-tele, tidak usah menuliskan hal-hal yang kurang penting misalnya intronya kepanjangan. Selain itu esai yang bagus itu dilengkapi dengan data dari lembaga yang terpercaya misalnya waktu itu saya membicarakan isu bullying di Indonesia maka saya cantumkan data bullying pada anak di Indonesia dari KPAI. Nah kemudian kitapun harus bisa menjawab kenapa isu ini penting dan apa yang kita lakukan untuk memberantas bullying juga penting? Kita bisa mencantumkan bahaya bullying tentunya dengan hasil riset dari lembaga terpercaya bisa dicari di internet misalnya dari UNICEF atau WHO. Lalu, coba jelaskan bahwa apa yang kita lakukan untuk memberantas bullying itu sangat efektif. Contohnya “untuk memberantas bullying organisasi saya membuat sosialisasi berkala setiap sebulan sekali ke 10 sekolah selama 10 bulan, yang awalnya anak-anak tidak tahu soal bullying dibulan kesepuluh 90% anak sudah tau soal bullying” itu contoh ya.

  •        BUAT SURAT REKOMENDASI DARI ORANG YANG MENGENAL KITA

Surat rekomendasi itu satu hal yang sangat penting. Mengapa? Karena salah satu kegunaan surat rekomendasi adalah meyakinkan bahwa apa yang kita lakukan di masyarakat atau komunitas itu ada yang mengakui. Nah waktu itu disaat saya gagal 2 kali apply program ini, saya dapat surat rekomendasi dari salah satu advisor saya di UNESCO dan Kementerian Pendidikan tapi ternyata tetep gagal. Kenapa? Setelah saya telisik ternyata surat rekomendasi yang mereka buat isinya tidak detail. Misalnya mereka hanya bilang “Acep anak yang baik” inikah gak jelas kan? Baik dalam apa maksudnya? Harusnya “Acep itu anak yang baik ,karena sudah menolong 20 anak kucing di jalan Jakarta dan membuatkan rumah bagi mereka. Saat ini acep banyak disupport oleh masyarakat pencinta kucing” ini lebih jelas. Makanya jangan dulu kegeraan kalo teman-teman dapat surat rekomendasi dari orang penting dan dari lembaga wah sekalipun karena belum tentu berhasil. Malah dipercobaan ketiga saya saat saya berhasil mendapatkan beasiswa ini, saya dapat rekomendasi hanya dari satu dosen saya, namun karena surat rekomendasinya jelas dan detail bersyukur jadinya sifatnya kuat.

Berikut sayapun ingin share beberapa foto saat pelaksanaan program di Amerika







Post a Comment

0 Comments

close